DATABASE
Definisi database/ basis
data
· Kumpulan
file-file yang saling berelasi, relasi tersebut ditunjukkan dengan kunci dari
tiap file yang ada untuk digunakan dalam satu lingkup perusahaan, instansi
(Kristanto, 1994).
· Kumpulan
file data yang terorganisasi, terintegrasi, dan bisa dipakai bersama (C.J Date,
1981).
· Sekumpulan
data organisasi untuk melayani banyak aplikasi secara efisien dengan memusatkan
data dan mengendalikan redundansi data. (Kenneth C. Laudon. Jane P. Louden,
2010).
· Kumpulan
dari data yang saling terintegrasi satu dengan yang lainnya tersimpan dalam
perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk bantuan dalam
mengoperasikannya ( ICT Database/Data Resources Management, Dr. Syopiansyah
Jaya Putra, M.Sis, 2010)
Database / Basisdata adalah sekumpulan informasi yang diatur
dalam cara tertentu hingga sebuah program komputer dapat dengan cepat memilih
data yang diinginkan. Basisdata dapat diibaratkan sebagai sistem pengarsipan
elektronis. Basisdata tradisional terdiri dari field, record, dan file. Field
adalah item tertentu dari informasi; record adalah sekumpulan field; dan file
adalah kumpulan record. Sebagai contoh, buku telepon dapat dianalogikan sebuah
file yang terdiri dari banyak record dan setiap record terdiri dari tiga field,
yaitu nama, alamat, dan nomor telepon. Konsep alternatif rancangan basisdata
disebut hypertext. Dalam basisdata hypertext, setiap obyek, apakah itu
merupakan teks, gambar atau film, dapat dihubungkan dengan obyek lainnya.
Basisdata hypertext sangat berguna untuk mengatur informasi yang sangat besar
tetapi tidak digunakan dalam analisis numerik. Untuk mengakses informasi dari
basisdata, diperlukan data base management system (DBMS). DBMS adalah kumpulan
program yang memungkinkan pengguna memasukan, mengatur, atau memilih data dari
basisdata.
Sifat-sifat database /
basis data
· Internal : kesatuan
(integritas) dari file-file yang terlibat
· Terbagi/share
: elemen-elemen database dapat dibagikan pada para user baik secara
sendiri-sendiri maupun secara serentak dan pada waktu yang sama (concurrent
sharing).
Tipe Database / basis data
Tipe Database Terdapat 12 tipe database, antara lain:
1. Operational
database: Database ini menyimpan data rinci yang diperlukan untuk mendukung
operasi dari seluruh organisasi. Mereka juga disebut subject-area databases
(SADB), transaksi database, dan produksi database. Contoh: database pelanggan,
database pribadi, database inventaris, akuntansi database.
2. Analytical database:
Database ini menyimpan data dan informasi yang diambil dari operasional yang
dipilih dan eksternal database. Mereka terdiri dari data dan informasi yang
dirangkum paling dibutuhkan oleh sebuah organisasi manajemen dan End-user
lainnya. Beberapa orang menyebut analitis multidimensi database sebagai
database, manajemen database, atau informasi database.
3. Data warehouse:
Sebuah data warehouse menyimpan data dari saat ini dan tahun- tahun sebelumnya -
data yang diambil dari berbagai database operasional dari sebuah organisasi.
4. Distributed
database: Ini adalah database-kelompok kerja lokal dan departemen di kantor
regional, kantor cabang, pabrik-pabrik dan lokasi kerja lainnya. Database ini
dapat mencakup kedua segmen yaitu operasional dan user database, serta data
yang dihasilkan dan digunakan hanya pada pengguna situs sendiri.
5. End-user database:
Database ini terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan oleh end-user di
workstation mereka. Contoh dari ini adalah koleksi dokumen dalam spreadsheet,
word processing dan bahkan download file.
6. External database:
Database ini menyediakan akses ke eksternal, data milik pribadi online -
tersedia untuk biaya kepada pengguna akhir dan organisasi dari layanan
komersial. Akses ke kekayaan informasi dari database eksternal yang tersedia
untuk biaya dari layanan online komersial dan dengan atau tanpa biaya dari
banyak sumber di Internet.
7. Hypermedia
databases on the web: Ini adalah kumpulan dari halaman-halaman multimedia
yang saling berhubungan di sebuah situs web. Mereka terdiri dari home page dan
halaman hyperlink lain dari multimedia atau campuran media seperti teks,
grafik, gambar foto, klip video, audio dll.
8. Navigational
database: Dalam navigasi database, queries menemukan benda terutama dengan
mengikuti referensi dari objek lain.
9. In-memory databases:
Database di memori terutama bergantung pada memori utama untuk penyimpanan data
komputer. Ini berbeda dengan sistem manajemen database yang menggunakan disk
berbasis mekanisme penyimpanan. Database memori utama lebih cepat daripada
dioptimalkan disk database sejak Optimasi algoritma internal menjadi lebih
sederhana dan lebih sedikit CPU mengeksekusi instruksi.
10. Document-oriented databases: Merupakan
program komputer yang dirancang untuk aplikasi berorientasi dokumen. Sistem ini
bisa diimplementasikan sebagai lapisan di atas sebuah database relasional atau
objek database. Sebagai lawan dari database relasional, dokumen berbasis
database tidak menyimpan data dalam tabel dengan ukuran seragam kolom untuk
setiap record. Sebaliknya, mereka menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang
memiliki karakteristik tertentu. Sejumlah bidang panjang apapun dapat
ditambahkan ke dokumen. Bidang yang dapat juga berisi beberapa bagian data.
11. Real-time databases Real-time:
Database adalah sistem pengolahan dirancang untuk menangani beban kerja negara yang
dapat berubah terus- menerus. Ini berbeda dari database tradisional yang
mengandung data yang terus- menerus, sebagian besar tidak terpengaruh oleh
waktu.
12. Relational Database: Database yang
paling umum digunakan saat ini. Menggunakan meja untuk informasi struktur
sehingga mudah untuk mencari.
Struktur Database / Basis
Data
a.
Definisi
Dasar Struktur Database
·
Data : Sekumpulan fakta mengenai objek tertentu, orang dan
lain-lain yang dinyatakan dengan angka, huruf, gambar, film, suara dan
sebagainya yang relevan dan belum mempunyai arti.
·
Informasi : Hasil pengolahan data yang konkrit dan sudah mempunyai
arti untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
·
Tabel : Merupakan hal yang paling mendasar dalam hal penyimpanan
data yang terdiri dari field dan record.
·
Field
(kolom) : Merupakan elemen dari tabel yang
berisikan informasi tertentu yang spesifik tentang sub judul tabel pada sebuah
item data. Syarat-syarat pembentukan Field Name pada tabel:
· Harus
Unik atau Spesifik
· Boleh
disingkat
· Pemisah
sebagai pengganti spasi dalam pembentuk field adalah tanda lambang
"_" Contoh: Kode Barang menjadi KdBarang, KodeBrg, Kd_Brg, Kd_Barang.
Dalam sistem manajemen basisdata, terdapat tiga macam field:
-
Harus diisi (required)
-
Dapat diabaikan (optional)
-
Penghitungan dari field lainnya
(calculated). Pengguna tidak dapat memasukan data pada jenis field yang
terakhir (calculated).
Query
Query adalah pertanyaan atau permintaan informasi tertentu dari sebuah basisdata yang ditulis dalam format tertentu. Terdapat tiga metode utama untuk membuat query:
1. Dengan memilih parameter yang telah disediakan pada menu. Metode ini paling mudah digunakan namun paling tidak fleksibel karena pengguna hanya dapat menggunakan pilihan parameter yang terbatas.
2. Query by example (QBE) adalah metode query yang disediakan sistem dalam bentuk record kosong dan pengguna dapat menentukan field dan nilai tertentu yang akan digunakan dalam query.
3. Bahasa query (query language) adalah bahasa khusus yang digunakan untuk melakukan query pada sebuah basisdata. Metode ini paling rumit tetapi paling fleksibel.
Query adalah pertanyaan atau permintaan informasi tertentu dari sebuah basisdata yang ditulis dalam format tertentu. Terdapat tiga metode utama untuk membuat query:
1. Dengan memilih parameter yang telah disediakan pada menu. Metode ini paling mudah digunakan namun paling tidak fleksibel karena pengguna hanya dapat menggunakan pilihan parameter yang terbatas.
2. Query by example (QBE) adalah metode query yang disediakan sistem dalam bentuk record kosong dan pengguna dapat menentukan field dan nilai tertentu yang akan digunakan dalam query.
3. Bahasa query (query language) adalah bahasa khusus yang digunakan untuk melakukan query pada sebuah basisdata. Metode ini paling rumit tetapi paling fleksibel.
Record (baris) :
Sekumpulan data yang saling berkaitan tentang sebuah subjek tertentu, misalnya
data seorang siswa akan disimpan dalam record yang terdiri dari beberapa kolom
/ field.
Struktur database / basis data adalah cara data di
organisasi agar pemrosesan data menjadi lebih efesien. Sistem manajemen basis
data (DBMS) adalah suatu aplikasi peranti lunak yang menyimpan struktur basis
data-data itu sendiri, hubungan diantara data dalam basis data, dan nama-nama
formulir, jenis- jenis data, angka dibelakang desimal, jumlah karakter,
nilai-nilai default dan seluruh uraian field lainnya.
Struktur Basis Data Hierarkis Dibentuk oleh kelompok –
kelompok data, sub kelompok data dan beberapa sub kelompok lagi. Struktur
hirarki untuk basis data pada awalnya populer karena ia bekerja dengan baik
pada sistem pemprosesan transaksi yang melakukan tugas-tugas seperti
pengendalian persediaan, entri pesanan, piutang dan hutang dagang.
Struktur Basis Data Jaringan Dikembangkan untuk memungkinkan
penarikan record-record tertentu. Ia memungkinkan satu record tertentu
menunjukan pada semua record lainnya di dalan basis data.
Struktur Basis Data Relasional Organisasi bisnis tidak
pernah secara luas menerapkan sistem manajemen basis data yang dibangun
berdasarkan struktur jaringan.
Fitur – fitur pokok
Database / Basis Data
1. Pengaturan
Basis Data Relasional : Tabel, Record, Field
Format basis data yang sangat sering digunakan, terutama
untuk PC (Personal Computer) adalah basis data relasional, dimana data
diorganisasikan dalam bentuk table-tabel yang terhubung satu sama lain. Setiap
tabel berisi baris dan kolom; baris data dinamakan record, dan kolom dinamakan
field.
2. Penghubung
Record : Key
Pada basis data relasional, key disebut juga key field, sort
key, index, atau keyword adalah field yang digunakan untuk mengurutkan data.
Key biasanya berupa pengidentifikasi unik, seperti NIP (nomor induk pegawai)
atau NIM (nomor induk mahasiswa). Sebagian besar sistem manajemen basis data
membolehkan kita memakai lebih dari 1 key sehingga kita bisa mengurutkan record
dalam banyak cara. Key pertama bernama primary key, yang harus memiliki nilai
unik untuk setiap record. Sedangkan field lain yang mengidentifikasikan record
di tabel lain dinamakan foreign key. Key yang disebut terakhir inilah yang
digunakan untuk menghubungkan data (cross-reference) di antara tabel-tabel
relasional.
3. Mencari
data yang diinginkan : Query dan Menampilkan Record
Daya tarik perangkat lunak basis data terletak pada
kemampuannya untuk mencari record secara cepat. Sebagai contoh, sebagian kantor
administrasi kampus membutuhkan data anda untuk beragam keperluan: registrasi,
financial, asrama, dan lain-lain. Salah satu kantor dapat melakukan query pada
record-yaitu mencari dan menampilkan record-dengan menampilkannya di layar
computer, baik sekadar dilihat saja maupun diperbarui. Jika anda pindah, maka
field alamat anda perlu diperbarui. Seseorang yang mencari data anda bisa
membuat query, “Tampilkan alamat dari [nama Anda]”. Setelah record tersebut
ditampilkan, field alamat dapat diubah. Oleh karena itu, kantor-kantor lain
yang menggunakan dokumen anda pun bisa melihat alamat baru anda.
4. Mengurutkan
dan Menganalisis Record serta Menggunakan Formula
Dengan memakai perangkat lunak basis data, anda bisa secara
mudah mencari dan mengubah urutan record pada tabel, dengan kata lain dapat
diurutkan dalam beberapa cara. Macam pengurutan adalah secara alfabetis,
numerik, geografis, atau pengurutan lain. Contohnya, data dapat diurut
berdasarkan propinsi, umur atau KTP. Bahkan perangkat lunak basis data juga
berisi formula matematis bawaan untuk keperluan analisis data. Fitur ini,
misalnya, dapat digunakan untuk mencari nilai rata-rata IP (indeks prestasi)
mahasiswa pada jurusan atau kelas yang berbeda.
5. Hasil
Pencarian : disimpan, diformat, disalin, atau ditransmisikan
Setelah melakukan query, mengurutkan dan menganalisis record
dan field, selanjutnya anda bisa langsung menyimpannya di hardisk maupun CD
(compact disk). Anda bisa memformat dalam banyak cara, mengubah heading dan
gaya tulisan. Anda juga bisa mencetaknya dikertas sebagai bentuk laporan,
misalnya daftar pegawai berikut alamat dan nomor telepon terbaru. Hal yang umum
dilakukan adalah mencetak hasilnya (nama dan alamat) sebagai label amplop. Anda
pun bisa menggunakan perintah Copy untuk menyalin hasil pencarian ke lembaran
program pengolah kata. Anda bisa pula menyalinnya ke pesan email atau
menempatkannya sebagai lampiran di email untuk dikirim ke orang lain.
Praktek
1.
LANGKAH PERTAMA
Ø LANGKAH PERTAMA
Tentukan nama/judul dari database yang akan di jadikan data,lalu klik ok.
2.
LANGKAH KEDUA
Ø LANGKAH KEDUA
Menuliskan nama colom/record yang akan di jadikan sebuah
data,lalu type data harus menggunakan varchar(50), di lanjutkan klik kanan dan
pilih open table.
3.
LANGKAH KE TIGA
Ø LANGKAH KETIGA
Isi setiap kolom.
4.
LANGKAH KE EMPAT
Ø LANGKAH KE EMPAT
Buat data baru lagi yang kedua tetapi harus se-tipe karena
data ini harus terhubung dengan data sebelumnya, dan beri tanda kunci untuk
merelsikan sama juga yang pertama harus beri tanda kunci. Klik kanan pada data
siswa dan pilih open table lalu.
5.
LANGKAH
KE LIMA
Ø LANGKAH KE LIMA
Isi data tersebut sama dengan langkah ke 3 pada tabel ke 2.
Terimakasih atas membaca blog saya semoga bermanfaat bagi
anda… salaam .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar