Minggu, 22 Januari 2017

MODUL 7


JARINGAN KOMPUTER (PENGKABELAN)

Jaringan komputer adalah sekumpulan computer yang terhubung satu sama lain baik lewat kabel jaringan maupun medium udara/gelombang radio serta didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).
Macam-macam jaringan komputer ditentukan berdasarkan:
1. Berdasarkan geografis atau skala.
Berdasarkan hal ini jaringan komputer terbagi menjadi LAN, MAN, dan WAN.
·         LAN (Local Area Network)
  local area network adalah suatu jaringan milik pribadi yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak kurang lebih 10 km.
·         MAN (Metropolitan Area Network)
  metropolitan area network adalah jaringan dengan area lebih luas daripada LAN, dapat terdiri dari dua atau lebih LAN yang dihubungankan bersama sama dalam batas batas tertentu, misalnya dalam suatu kawasan satu kota dengan jarak maksimum yg dapat dijangkau adalah 80 km.
·         WAN (Wide Area Network)
  wide area network adalah jaringan yang mempunyai jangkauan area yang sangat luas,misalnya antar pulau, negara, benua. WAN sama dengan internet.
2. Berdasarkan fungsi.
Berdasarkan hal ini jaringan komputer terbagi menjadi Client-server dan Peer-to-peer
·         Client-server adalah jaringan komputer yang terdapat satu komputer yang disiapkan menjadi server dari komputer lain yang menjadi client.
·         Peer-to-peer adalah jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan.

Jaringan komputer dibangun menggunakan suatu topologi jaringan. Tidak semua topologi jaringan sesuai untuk digunakan dalam sebuah jaringan komputer. Hal itu dipengaruhi dari sumber daya yang akan digunakan untuk membangun jaringan. Oleh karena itu seorang administrator jaringan harus cermat dalam memilih topologi yang cocok untuk jaringan yang akan di buatnya. Dalam posting kali ini saya mengulas beberapa jenis topologi jaringan yang umum di gunakan beserta kelebihan dan kekurangan masing-masing.
a.Topologi Bus

Gambar 1 : Prinsip Kerja Topologi Bus

Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentangkan kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut.
Kelebihan topologi Bus :
·         Layout kabel sederhana sehingga instalasi relatif lebih mudah
·         Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya
·         Hemat kabel sehingga biaya instalasi relatif lebih murah
·         Penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
Kekurangan topologi Bus :
·         Jika kabel utama (bus) atau backbone putus maka komunikasi gagal
·         Bila kabel utama sangat panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit
·         Kemungkinan akan terjadi tabrakan data(data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.
·         Keamanan data kurang terjamin
·         Diperlukan repeater untuk jarak jauh
b.Topologi Ring

Gambar 2 : Prinsip Kerja Topologi Ring

Disebut topologi ring karena bentuknya seperti cincing yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.
Kelebihan topologi ring :
·         Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat
·         Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanandari server
·         Trasmisi data yang relatif sederhana seperti perjalanan paket data dalam satu arah saja.
Kekurangan topologi ring :
·         Kerusakan pada salah satu media pengirim/terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan
·         Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima, sehingga menjadi lebih lambat
·         Pengembangan jaringan menjadi lebih kaku karena penambahan terminal atau node menjadi lebih sulit bila port sudahhabis.
c.Topologi Star

Gambar 3 : Prinsip Kerja Topologi Star

Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang, sebuah alat yang disebut concentrator bisa berupa hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.
Kelebihan topologi star :
·         Karena setiap komponen dihubungkan langsung ke simpul pusat maka pengelolaan menjadi mudah
·         Kegagalan komunikasi mudah ditelusuri.
·         Kegagalan pada satu komponen/terminal tidak mempengaruhi komunikasi terminal lain.
·         Kontrol terpusat sehingga memudahkan dalam deteksi dan isolasi kesalahan serta memudahkan pengelolaan jaringan.
Kekurangan topologi star :
·         Kegagalan pusat kontrol (simpul pusat) memutuskan semua komunikasi
·         Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB maka kecepatan akan berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat.
·         Boros dalam penggunaan kabel
·         Kondisi HUB harus tetap dalam kondisi baik, kerusakan HUB berakibat lumpuhnya seluruh link dalam jaringan sehingga computer tidak dapat saling berkomunikasi.
d.Topologi Tree

Gambar 4 : Prinsip Kerja Topologi Tree

Topologi pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.
Kelebihan topologi tree :
·         Memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point
·         Mengatasi keterbatasan pada topologi star, yang memiliki keterbatasan pada titik koneksi hub.
·         Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur
·         Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.
Kekurangan topologi tree :
·         Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
·         Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.
·         Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
·         HUB menjadi elemen kritis.
e.Topologi Mesh

Gambar 5 : Prinsip Kerja Topologi Mesh

Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Karena tidak teratur maka kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi, dan ada kemungkinan boros dalam pemakaian media transmisi. setiap perangkat Setiap prrangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Kelebihan topologi mesh :
·         Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat tujuan.
·         Data dapat di kirim langsung ke computer tujuan tanpa harus melalui computer lainnya lebih cepat. Satu link di gunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang di tuju.
·         Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
·         Mudah dalam proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kekurangan topologi mesh :
·         Setiap perangkat harus memiliki I/O port. Butuh banyak kabel sehingga butuh banyak biaya.
·         Instalasi dan konfigurasi lebih sulit karena komputer yang satu dengan yang lain harus terkoneksi secara langsung.
·         Biaya yang besar untukmemelihara hubungan yang berlebih.





Pengkabelan

Pengertian Kabel Straight
Kabel straight ini merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight ini berfungsi sebagai penghubung antara 2 device yang berbeda.

Agar anda tidak bingung dengan penggunaan dari kabel straight ini bisa kita lihat dengan contoh dibawah :
a.       Menghubungkan antara computer dengan switch
b.      Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
c.       Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
d.      Menghubungkan switch ke router
e.       Menghubungkan hub ke router

Pengertian Kabel Cross
Pada Kabel cross over, bisa kita berikan pengertian bahwa kabel ini merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua. dan fungsi dari Kabel cross ini digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.

Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
a.       Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
b.      Menghubungkan 2 buah switch
c.       Menghubungkan 2 buah hub
d.      Menghubungkan switch dengan hub
e.       Menghubungkan komputer dengan router

Untuk membuat kabel UTP kita harus mempunyai alat-alat sebagai berikut :
·         Tank Crimping
·         Kabel UTP
·         Konektor RJ-45
·         Cable Tester



Tank Crimping

Tank krimping adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor,dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengkrimping kabel,alat ini bentuknya hampir sama dengan Tank biasa yang sering kita lihat atau temui. Dan di bawah ini adalah gambar tank crimping :





Kabel UTP
Kabel UTP perlu kita gunakan untuk saling menyalurkan jaringan internet,dan di dalam kabel UTP ini di dalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni,dan ini warna kabel kecil yang ada di dalam kabel UTP :



URUTAN-URUTAN KABEL UTP

Berikut ini adalah urutan pengabelan Straight :




Ujung A
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat



Ujung B
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat





Berikut ini adalah urutan pengabelan Cross :




Ujung A

1.PutihOrange
2.Orange
3.PutihHijau
4.Biru
5.PutihBiru
6.Hijau
7.PutihCoklat
8.Coklat

UjungB
1.PutihHijau
2.Hijau
3.PutihOrange
4.Biru
5.PutihBiru
6.Orange
7.PutihCoklat
8.Coklat





Konektor

Konektor adalah peripheral yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN.






Kita harus mempunyai konektor RJ-45 untuk dipasangkan pada ujung kabel UTP. dan alat ini sangat berguna sekali.


Cable Tester
Cable Tester adalah alat untuk menguji hasil krimpingan kita,tapi kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil krimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis,jadi alat ini sangan berguna bagi kita untuk mengetahui hasil krimpingan kita,di bawah ini contoh gambar Cable Tester:








Praktek membuat kabel Straight

·         Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
·         Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B
·         Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,
·         Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar.
·         Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel.
·         Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain
·         Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.
·         Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor, urutan kabel dari kiri ke kanan (pada gambar dibawah ini urutan pin kabel dimulai dari atas ke bawah).

Semoga Bermanfaat dan terimakasi telah membaca blog saya. Salam..




Tidak ada komentar:

Posting Komentar